Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Salam Maria 3 Bahasa

Doa Salam Maria 3 Bahasa

Mei dan Oktober selalu dikhususkan oleh umat Katolik Roma untuk berdevosi atau berdoa secara rutin kepada Maria, ibunda Yesus Kristus.

Dalam tradisi gereja, kedua bulan tersebut selalu dinamakan Bulan Maria.

Sebab, hari demi hari dalam bulan senantiasa dimanfaatkan untuk berdoa, bernyanyi dan berziarah kepada Maria.

Ada beberapa cara yang dilakukan oleh umat Katolik untuk memberikan penghormatan kepada Maria, ibunda Yesus Kristus.

Satu caranya adalah berdoa kepada Bunda Maria, sebagai berikut:

Salam Maria,
Penuh rahmat,
Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu,
Santa Maria, Bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin


Doa ini bisa didaraskan dalam beberapa versi bahasa, baik Bahasa Latin maupun Bahasa Inggris.

Dalam versi Bahasa Latin:

Ave Maria, gratia plena,
Dominus tecum. Benedicta tu in mulieribus,
et benedictus fructus ventris tui, Iesus.
Sancta Maria, Mater Dei,
Ora pro nobis peccatoribus, nunc,
Et in hora mortis nostrae.
Amen




Dalam versi Bahasa Inggris:

Hail Mary, full of grace.
The Lord is with thee.
Blessed art thou amongst women,
and blessed is the fruit of thy womb, Jesus.
Holy Mary, Mother of God,
Pray for us sinners,
Now and at the hour of our death.
Amen

Sejarah Doa Salam Maria:

Dalam Gereja Katolik, keyakinan bahwa umat bersatu dalam doa dengan yang lain diungkapkan dalam doa kepada Bunda Maria dan kepada para kudus.

"Kita percaya akan persekutuan para kudus" yang berdoa bersama kita dan bagi kita, dalam persatuan dengan Yesus Kristus .

Doa yang indah kepada Bunda Maria dalam tradisi Katolik adalah doa Salam Maria.

Bagian pertama dari doa tersebut berkembang dalam abad pertengahan ketika Maria menjadi perhatian umat Kristiani sebagai saksi terbesar atas hidup, wafat serta kebangkitan Kristus.

Bagian awal doa merupakan salam Malaikat Gabriel di Nazaret, menurut Injil Lukas:




Salam Maria,
Penuh rahmat,
Tuhan sertamu,


Dengan perkataan tersebut, malaikat Tuhan menyatakan belas kasih Ilahi.

Tuhan akan menyertai Maria dan karena itu Maria akan melahirkan Yesus Kristus ke dunia.

Bagian selanjutnya, adalah salam yang disampaikan kepada Maria oleh Elisabet, sepupunya,

seperti ditulis dalam Injil St. Lukas:

Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu


Kata Yesus baru ditambahkan pada abad ke 13, menjadi dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.

Dan akhirnya, pada abad ke-15, bagian doa selanjutnya ditambahkan:

Santa Maria , bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.


Pada akhir abad ke-16, kebiasaan mendaraskan 150 Salam Maria dalam suatu rangkaian doa atau perpuluhan menjadi populer di kalangan umat Kristiani.

Dalam doa-doa tersebut, peristiwa-peristiwa hidup, wafat dan kebangkitan Yesus direnungkan.

Praktik doa itu sekarang dikenal sebagai Doa Rosario.

renungan harian katolik