Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Katolik Hari ini Sabtu 10 Oktober 2020

Renungan Katolik Hari ini, renungan harian katolik

Bacaan Injil  Lukas 11:27-28

Pada suatu hari,  Ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang wanita dari antara orang banyak itu, dan berkata kepada Yesus, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau!" Tetapi Yesus bersabda, "Yang berbahagia ialah  mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya."
Demikianlah Injil Tuhan.


Renungan Harian Katolik Audio


Renungan

Ada dua orang saling bersahabat , pada awalnya keduanya adalah ateis. Mereka tidak percaya kepada Tuhan. Dalam perjalanan waktu, salah seorang dari mereka bertobat menjadi Katolik. Ia menemukan kebahagiaan dalam mengikuti Yesus . Suatu hari kedua orang sahabat itu berjumpa. Mereka terlibat dalam percakapan hangat. Sang ateis bertanya, “Jadi kau sudah bertobat menjadi pengikut Kristus? ”  “ Ya ” jawab si Katolik. “ Kalau begitu kau tahu banyak tentang Yesus, Misalnya, dimana ia dilahirkan? “ pancing si ateis. “Aku tidak tahu “ jawabnya santai. Percakapan itu terus berlanjut , “ Berapa usia – Nya waktu Ia meninggal? “  “ Aku tidak tahu “ jawab si Katolik.  “ Berapa kali Ia berkotbah ? “ desak si ateis. “ Aku tetap tidak tahu , kawan “ jawab si  Katolik dengan gemas. Teman ateis mengkritik , “Lho , sebagai seorang yang telah bertobat dan mengikuti Yesus , rupanya kau mengetahui sedikit sekali tentang – Nya “ Akhirnya teman Katolik menjawab dengan bijak, “ Kau memang benar, Aku malu karena begitu sedikit pengetahuanku tentang Dia.

Tetapi aku tahu hal ini : Tiga tahun yang lampau aku seorang pemabuk, hutangku banyak, keluargaku berantakan, anak istriku selalu takut, aku jarang pulang kerumah. Sekarang aku tidak minum lagi, Hutang hutangku sudah lunas, Keluarga kami bahagia. Anak anak senang menantikan aku pulang kerumah setiap sore. Itu semua karya Kristus bagiku. Sebanyak inilah yang aku ketahui tentang Kristus”  Yesus datang ke dunia untuk membawa perubahan besar, yaitu agar manusia bertobat dan kembali ke pangkuan kasih – Nya . Jawaban manusia akan menentukan kebahagiaan hidupnya.   "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya." ( ay 28 ).  

Kerap kali orang berpikir bahwa kebahagiaan itu karena faktor luar, seperti  : kecukupan sandang pangan , kesehatan , perumahan dan pendidikan. Ada lagi yang menambahkan : mempunyai kendaraan , roda dua atau empat , Apakah kalau semua itu terpenuhi dengan sendirinya kita bahagia ? Jangan salah.  Kebahagiaan dialami bukan karena faktor luar. Kebahagiaan akan kita dapatkan , kita rasakan bila diri kita sendiri bisa menerima yang kita alami saat ini . Kalau kita mengukur kebahagiaan dari materi, kita tidak akan pernah bahagia,  Apa ukuran cukup itu?  Kita diberi ini itu dan menurut perhitungan sebelumnya sudah cukup, tetapi sekarang tidak merasa cukup lagi. Orang akan semakin membutuhkan yang lain , lagi , lagi , dan lagi. Ini menandakan bahwa arah manusia adalah menuju yang tidak terbatas yaitu  Allah  Sang Pencipta dan Penyelenggaraan hidup ini.  Kalau kebahagiaan itu bukan dari luar , semestinya harus dicari di “ dalam “ diri kita. Di hati kita , mendengarkan suara hati sendiri tentang kebahagiaan .

Perasaan perasaan yang muncul  dan berkecamuk dalam diri kita , seperti iri hati , marah , ingin ini itu , dan ingin menang , bila tidak kita arahkan , akan menguasai hidup kita dan membuat kita tidak bahagia  Manusia  berasal dan akan kembali  kepada Sang Pencipta. Tidak ada yang akan hidup di dunia ini selama lamanya . Selama kita hidup di dunia  ini , hendaknya senantiasa menyediakan waktu untuk mendengarkan Allah yang berbicara lewat hati kita, serta berani mencoba mewujudkannya.. Dengan demikian kita akan sedikit demi sedikit merasakan kedamaian dan kebahagiaan . Maka Sabda Tuhan  hari ini  hidup dalam diri kita

Renungan Katolik Hari ini
Blogevan.com
Blogevan.com Support selalu Kami untuk menulis Renungan dan Doa Harian Katolik melalui Donasi atau Donasi Online dengan cara mengklik satu kali salah satu iklan yang muncul.