Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santa Emily de Vialar

Santa Emily de Vialar

Santa Emily de Vialar lahir dari keluarga bangsawan, anak sulung dari tiga bersaudara, dan putri tunggal Baron James Augustine dan Antoinette de Vialar. Karena sentimen anti-Gereja pada tahun-tahun setelah Revolusi Prancis, Emily dibaptis secara rahasia, dan diajar agama di rumah oleh ibunya. Dikirim pada usia 7 tahun ke Paris, Prancis untuk pendidikannya.

Ibunya meninggal ketika Emily berusia 15 tahun, dan gadis itu kembali ke rumah. Dia mengelola rumah ayahnya sampai dia berusia 35 tahun, secara pribadi mengabdikan dirinya untuk hidup selibat dan berdoa, dan kadang berdebat dengan ayahnya tentang keinginannya untuk memasuki kehidupan religius.

Setelah menerima warisan besar dari kakeknya, Emily dan tiga wanita lainnya mendirikan Susteran Penampakan Santo Joseph pada Hari Natal tahun 1832; Penampakan itu mengacu pada penampakan Jibril kepada Yusuf, menyuruhnya melarikan diri ke Mesir. Pada tahun 1835, Emily dan beberapa suster tiba di Aljazair untuk membantu orang sakit selama wabah kolera, dan memulai impiannya untuk pekerjaan misionaris.

Mulai tahun 1840 dia mencoba untuk mendapatkan persetujuan kepausan dari para suster, tetapi politik sekuler antara Prancis dan Aljazair, dan politik Gereja yang melibatkan Uskup Dupuch dari Alger mencegah pengakuan tersebut sampai 31 Maret 1862, beberapa tahun setelah kematian Emilie.

Selama beberapa tahun berikutnya Emily mendirikan 14 rumah baru, sering bepergian, dan mengirim misionaris ke mana pun yang mau menerimanya. Hal ini membebani warisannya, yang telah salah urus oleh penasihat keuangannya. Pada 1851 dia bangkrut. Karena masalah uang, reputasi Emily dan para suster menjadi buruk, dan mereka sangat miskin sehingga mereka kadang-kadang makan di dapur umum yang dikelola oleh Jemaat lain. 

Emily akhirnya memindahkan mereka semua, mendirikan rumah induk para suster di Marseilles, Prancis di mana, dengan bantuan uskup, Saint Eugene de Mazenod, dia mulai membangun kongregasinya lagi. Bertahun-tahun sampai kematiannya, dia mendirikan 40 rumah di Eropa, Afrika, dan Asia, dan para suster melanjutkan pekerjaan baik mereka di seluruh dunia saat ini.

Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Renungan Harian Katolik, Renungan Katolik Hari ini, Renungan Harian Hari ini, Renungan Bacaan Injil Hari ini, Renungan Pagi Katolik, Bacaan Injil Hari ini, Bacaan Injil Katolik Hari ini, Bacaan Liturgi Katolik Hari ini, Bacaan Harian Katolik, Bacaan Liturgi Harian Katolik, Injil Hari ini.

Daftar Bacaan Liturgi dan Renungan Harian Katolik Bulan September 2021 ->> Klik Disini




Download di Play Store ->> KLIK DISINI