Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santa Lusia Filippini

Perayaan : 25 Maret
Santa Lusia Filippini,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Menjadi Yatim Piatu

Santa Lusia Filippini lahir pada tanggal 13 Januari 1672 di corneto-Tuscany – sebuah kota tua di Italia. Dia belum genap berusai satu tahun ketika ibunya meninggal dunia. Enam tahun kemudian Ayahnya juga meninggal hingga Lusia menjadi yatim–piatu.

Baca Juga : Santo Ireneus dari Sirmium

Menjadi Biarawati Benediktin

Lusia lalu tinggal bersama paman dan bibinya yang adalah pemeluk katolik yang taat, yang mempercayakan pendidikan lusia kepada para biarawati Benediktin. Sejak dini, lusia sudah memiliki kehidupan rohani yang mengagumkan. Ia memiliki kecerdasan dan kedewasaan yang melebihi anak-anak sebayanya. Meskipun dibesarkan dalam keluarga aristokrat, namun ia memiliki kerendahan hati bagaikan seorang malaikat.

Baca Juga : Santa Rafqa

Karya Santa Lusia Filippini

Pada tahun 1692 Lusia diminta oleh Kardinal Marc Antonio Barbarigo untuk membantu karya santa Rosa Venerini dalam dunia pendidikan. Santa Rosa tengah berkarya mendirikan sekolah-sekolah murah bagi masyarakat miskin, dan juga sekolah bagi para calon imam dan katekis. Santa Rosa Venerini dan Lucia kemudian bersama-sama bekerja keras mengorganisir sekolah-sekolah yang mereka dirikan di berbagai tempat, bahkan mereka juga membuka sebuah sekolah di Roma pada tahun 1713. Karya dan kerja keras mereka membuat Paus Klemens XI memberikan selamat kepada mereka berdua karena telah mendirikan sekolah yang begitu mengagumkan.

Baca Juga : Santo Klemens Maria Hofbauer

Wafat dan Kanonisasi

Santa Lusia Filipini meninggal karena sakit kanker payudara pada tahun 1732 dan dimakamkan di Cathedral of Montefiascone. Ia di beatifikasi pada tanggal 13 Juni 1926 oleh paus Pius XI dan di kanonisasi oleh paus Pius XI pada tanggal 22 Juni 1930.

© Renungan Katolik Hari ini