Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Anselmus Lucca

Perayaan : 18 Maret
Santo Anselmus Lucca,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Bacaan Pertama

Santo Anselmo di Baggio atau Santo Anselmus dari Lucca muda (the Younger) lahir di Mantua (sekarang Mantova), Italia pada tahun 1036. Ia disebut Anselmus dari Lucca “muda” atau Anselmus dari Lucca II untuk membedakannya dengan pamannya yang juga bernama Anselmo di Baggio (kelak menjadi Paus Alexander II).

Baca Juga : Santo Gabriel Lalemant

Dekat dengan Paus Gregorius VII

Kisah masa mudanya tidak banyak diketahui. Masa tuanya seluruhnya diabdikan pada kepentingan perkembangan gereja dan penyebaran iman. Keponakan dari Paus Alexander II (1061- 1073) ini menjadi pembantu terdekat Paus Gregorius VII (1073- 1085) dalam kampanye penyelesaian semua masalah dan keonaran di kalangan imam- imam.

Baca Juga : Santo Heribertus dari Cologne

Menjadi Uskup

Pada tahun 1073, Paus Gregorius VII menunjuk dia sebagai Uskup dioses Lucca. Ia ditabhiskan oleh Paus Gregrorius VII pada tanggal 23 Oktober 1074. Dalam kepemimpinannya Anselmus berusaha mengatur tata tertib hidup para imam di keuskupannya. Usahanya tidak disambut baik oleh para imam, karena aturan- aturan ciptaannya dirasa terlalu keras. Karena itu, Anselmus meninggalkan istananya dan pergi ke istana Matilda, seorang pangeran Wanita dari Ruscany di Cannosa, Italia. Selama berada disana, Anselmus menjadi pembimbing rohani dan penasehat politik bagi Santa Matilda.

Baca Juga : Santo Klemens Maria Hofbauer

Pengetahuan Hukum Kanonik

Karena pengetahuannya yang luas dan mendalam tentang hukum Kanonik, Sri Paus Gregorius VII menugaskan Anselmus menyusun sebuah risalat guna melawan praktek pentabhisan kaum awam, dan mengumpulkan kanon- kanon tempo dulu yang menghukum praktek ini serta praktek- praktek lainnya yang tidak sah. Risalah Anselmus itu sangat mendukung kedudukan Gregorius VII dalam masyarakat.

© Renungan Katolik Hari ini
Admin
Admin Download Aplikasi di Play Store Klik Disini