Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Filemon dari Antinopolis

Perayaan : 8 Maret
Santo Filemon dari Antinopolis,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Kemartiran Filemon

Kemartiran Filemon terjadi pada masa penganiayaan umat Kristen oleh kaisar Diokletianus. Filemon mulanya adalah seorang kafir. Ia disuap oleh Apollonius, seorang diakon Kristen yang takut dihukum mati, untuk membawa persembahan kepada dewa-dewa dengan mengenakan pakaiannya. Filemon sama sekali tidak berkeberatan karena ia bukan seorang Kristen dan ia sering membawa kurban kepada dewa-dewa. Filemon menerima uang suap itu dan melakukan apa yang diminta oleh Apollonius.

Baca Juga : Santo Marinus

Filemon Dihukum Mati

Namun di muka mezbah berhala, Rahmat Tuhan menyentuh hatinya. Dengan tidak diduga Filemon menolak mempersembahkan kurban bagi dewa pagan Romawi dan dengan lantang mengaku sebagai seorang pengikut Kristus. Segera saja ia diseret dan dihukum mati.

Baca Juga : Santa Anna Line

Pertobatan Apolonius

Menyaksikan hal itu, Santo Apollonius dari Antinopolis merasa malu dan menyesali perbuatannya. Ia bertobat dan mengakui iman Kristianinya secara terbuka. Apollonius akhirnya juga ditangkap dan dihukum mati.

© Renungan Katolik Hari ini