Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Gabriel Lalemant

Perayaan : 17 Maret dan 19 Oktober (Sebagai salah satu dari 8 Martir Kanada)
Santo Gabriel Lalemant,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Masa Kecil

Santo Gabriel Lalemant SJ, adalah seorang Jesuit Perancis dan salah satu dari 8 Martir Kanada. Lahir di Paris Perancis, tanggal 31 Oktober 1610; Gabriel adalah anak ketiga dari enam orang bersaudara. Keluarga Lalemant adalah keluarga katolik yang saleh. Empat dari lima orang saudaranya menempuh hidup rohani dan menjadi biarawan/biarawati. Dua orang pamannya juga menjadi imam dan pembesar Serikat Jesus; Charles Lalemant SJ, superior Misi Jesuit di Kanada, dan Jérôme Lalemant SJ, Vikaris Jenderal Quebec Kanada.

Baca Juga : Santo Klemens Maria Hofbauer

Masuk Biara Serikat Jesus

Melanjutkan tradisi keluarga Lalemant, Gabriel masuk biara Serikat Jesus di Paris pada tanggal 24 Maret 1630. Ia ditahbiskan menjadi iman pada tahun 1638 dan ditugaskan untuk mengajar di tiga sekolah yang berbeda. Selanjutnya ia menjadi profesor filsafat di sekolah Jesuit di Moulins Perancis.

Baca Juga : Santo Heribertus dari Cologne

Perjalanan Misi

Pada bulan September, 1646 Gabriel tiba di Quebec Kanada untuk menjadi missionaris bagi penduduk pribumi Amerika. Selama dua tahun pertama di tanah misi Kanada, Gabriel bekerja di sekitar wilayah Quebec dan pusat perdagangan Three Rivers. Pada September 1648 ia dikirim ke Wendake, wilayah suku Huron, sebagai asisten Santo Jean de Brébeuf, lalu ditugaskan ke pusat misi di Sainte-Marie, masih diwilayah suku Hurons. Pada bulan Februari 1649 ia menggantikan tempat Santo Noël Chabanel di pusat misi Saint Louis.

Baca Juga : Santo Gabriel Lalemant

Penyerangan Suku Mohawk

Kemajuan suku Huron dibawah bimbingan para missionaris membuat suku tetangga mereka, Suku Iroqouis atau yang juga disebut suku Mohawk, menjadi iri hati. Para Mohawk menganggap para missionaris kulit putih adalah para tukang sihir yang berkerja bagi suku Huron dan mendatangkan kutukan wabah penyakit bagi mereka. Pada tahun 1649, Suku Iroqouis menyerang desa-desa suku Huron dimana para missionaris bekerja. Santo Gabriel Lalemant dan Santo Jean de Brébeuf tidak melarikan diri. Mereka berusaha keras menyelamatkan para orang tua dan orang-orang sakit yang berada di rumah sakit misi.

Baca Juga : Santa Matilda

Wafat

Kedua Jesuit ini ditangkap oleh para penyerbu, disiksa dengan mengerikan, lalu dibunuh pada tanggal 17 Maret 1649.

© Renungan Katolik Hari ini


Download di Play Store ->> KLIK DISINI


X