Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Klemens Maria Hofbauer

Perayaan : 15 Maret
Santo Klemens Maria Hofbauer,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Masa Kecil

Menurut Paus Pius VII, Santo Klemens adalah seorang rasul yang tangguh, suci dan tiang penyangga Gereja. Walau kehidupannya penuh dengan rentetan kesukaran dan kegagalan. Ia kini dikenang selamanya sebagai Rasul Gereja Vienna.

Johannes Dvorák Hofbauer, begitulah nama babtisnya, lahir pada tanggal 26 Desember 1751 di Tasswitz, Moravia (sekarang wilayah Republik Ceko). Sejak berusia muda ia sudah bercita-cita untuk menjadi seorang imam; namun keadaan ekonomi keluarganya yang morat-marit membuat mereka tidak mempunyai cukup uang untuk menyekolahkannya. Karena itulah pada usia 15 tahun, Johannes sudah berhenti sekolah dan bekerja menjadi seorang tukang roti. Beberapa tahun berikutnya, ia menjalani pola hidup rohani seperti seorang pertapa sambil tetap melakukan pekerjaannya sebagai tukang roti.

Baca Juga : Santa Matilda

Ditabhiskan Menjadi Imam

Sekitar tahun 1780, Kaisar Joseph II dari Kaisar Romawi Suci (The Holy Roman Empire) membumi-hanguskan pertapaan-pertapaan yang ada. Karena peristiwa ini, Clement meninggalkan kota kelahirannya dan pergi berziarah ke Roma. Dari Roma, ia memutuskan untuk pergi ke kota Tivoli di Lazio Italia, masuk biara Redemptoris mengucapkan kaulnya dengan menggunakan nama biara : Klemens Maria. Setahun kemudian Clement Maria Hofbauer ditabhiskan menjadi seorang imam oleh uskup Tivoli, Barnabus Chiaramonte, yang kelak menjadi paus Pius VII.

Baca Juga : Santa Eufrasia

Perlawanan Kaisar Yoseph

Sebagai imam baru, Clement dikirim ke Vienna Austria untuk mendirikan sebuah biara redemptoris. Namun usahanya ini gagal karena perlawanan dari pengikut- pengikut kaisar Yoseph II yang ingin menundukkan para imam ke bawah pemerintahan absolut negara. Sebagai gantinya, ia dikirim ke Warsawa untuk memimpin kelompok umat Katolik yang berbahasa Jerman. Di waktu itu biara Redemptoris mengirimkan banyak misionaris untuk mendirikan biara-biara Redemptoris di Jerman, Swiss, daerah- daerah Baltik, dan berbagai daerah di Polandia.

Baca Juga : Santo Paus Innosensius I

Menghidupkan Gereja di Vienna

Kira-kira pada tahun 1808, ia dipaksa oleh hukum antiklerus dari Napoleon I untuk meninggalkan kota Warsawa. Ia kembali ke Vienna, dan disana diangkat menjadi pastor pembantu untuk biara suster- suster Ursulin dan rektor untuk gereja mereka yang mulai dibuka untuk umum. Ia bersama pembantunya bekerja dengan giat untuk menghidupkan kembali Gereja di Vienna dengan mempertobatkan banyak orang dan menolong orang-orang sakit dan miskin. Akhirnya, namanya mulai dikenal banyak orang, termasuk para pembesar negara, dan profesor- profesor Universitas.

Baca Juga : Santo Eulogius

Tokoh Pendiri Redemptoris

Pada tahun- tahun terakhir hidupnya, sebagai bagian dari rencananya untuk mewariskan iman Katolik yang benar di Vienna, Clement mendirikan sebuah sekolah Katolik untuk para imam dan awam. Kecuali itu, pada Konggres di Vienna, ia dengan gigih berusaha menggagalkan upaya nasionalisasi gereja di Austria. Ia juga berusaha mendapatkan ijin dari pemerintah untuk mendirikan sebuah perkumpulan Redemptoris di Vienna. Usahanya ini membuat dia dikenal sebagai pendiri kedua Redemptoris.

Baca Juga : Santo Yohanes Yosef dari Salib

Dibeatifikasi

Santo Clement Maria Hofbauer tutup usia di Vienna Austria pada tanggal 15 Maret 1820. Ia di Beatifikasi oleh paus Leo XIII pada tanggal 29 januari 1888 dan di Kanonisasi pada tanggal 20 Mei 1909 oleh Paus Pius X dan pada tahun 1914 Clement dan digelari Rasul Gereja Vienna oleh paus yang sama.

© Renungan Katolik Hari ini