Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Yohanes Yosef dari Salib

Perayaan : 5 Maret
Santo Yohanes Yosef dari Salib,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Kehidupan Awal

Santo Yohanes Yosef dari Salib adalah seorang mistikus Fransiskan yang hidup pada abad ke 17. Ia diketahui memiliki karunia rohani yang luar biasa. Ia sering mengalami ekstasi rohani dan dikenal karena karunia penyembuhan, bernubuat, levitasi dan bilokasi.

Yohanes lahir di Naples sebelah selatan Italia pada tahun 1654, tepat pada pada Hari Raya Santa Perawan Maria diangkat ke Surga. Ia adalah seorang pemuda bangsawan yang sangat rendah hati, yang sehari-hari berpakaian seperti layaknya seorang miskin. Ia melakukan hal tersebut sebab ia ingin menjadi miskin sama seperti Yesus.

Baca Juga : Beato Giovanni Fausti

Bergabung Ordo Fransiskan

Pada usia enambelas tahun, Yohanes Yosef bergabung dengan Ordo Fransiskan. Ia sungguh rindu untuk hidup penuh pengorbanan seperti Yesus. Oleh karenanya, dengan senang hati ia melakukan banyak mati raga. Ia tidur hanya tiga jam saja setiap malam dan menyantap makanan yang sangat sederhana.

Baca Juga : Santo Marinus

Ditahbiskan Sebagai Imam

Yohanes kemudian ditahbiskan sebagai imam. Pastor Yohanes Yosef diangkat menjadi superior di Santa Lusia di Naples di mana ia menghabiskan sebagian besar masa hidupnya yang panjang. Ia selalu mendesak untuk melakukan pekerjaan yang paling berat. Dengan sukacita ia memilih untuk melakukan tugas-tugas yang tidak dikehendaki oleh yang lain.

Baca Juga : Beato Giovanni Fausti

Penuh Belas Kasih

Santo Yohanes Yosef mempunyai pembawaan yang penuh belas kasih. Namun demikian, ia tidak ingin menjadi pusat perhatian. Sebaliknya, bukannya menunggu orang lain datang untuk meminta pertolongannya, ia akan terlebih dahulu datang kepada mereka. Semua imam dan frater menganggapnya sebagai seorang imam yang penuh belas kasih. Yohanes juga amat mengasihi Bunda Maria dan berusaha membantu orang-orang lain untuk mengasihi Maria.

Baca Juga : Santo Polikarpus

Tutup Usia

Imam yang kudus ini demikian mengasihi Tuhan hingga meskipun ia sedang sakit, ia akan terus bekerja. Santo Yohanes Yosef wafat pada tanggal 6 Maret 1734 dalam usia delapan puluh tahun. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Pius VIII pada tahun 1839.

© Renungan Katolik Hari ini


Download di Play Store ->> KLIK DISINI


X