Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Beata Maria dari Inkarnasi

Perayaan : 18 April
Beata Maria dari Inkarnasi,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Mencintai Doa

Beata Maria dari Inkarnasi dilahirkan di Perancis pada tahun 1566 dan diberi nama Barbe (Barbara) Aurillot. Ia adalah Puteri dari seorang pejabat pemerintah Prancis bernama Nicholas Aurillot. Meskipun tertarik pada kehidupan keagamaan, pada usia muda ia menikah dengan seorang aristokrat dan pejabat perbendaharaan yang bernama Pierre Acarie. Barbara dan suaminya mencintai iman Katolik mereka dan mengamalkannya dalam hidup sehari-hari. Pasangan tersebut dikaruniai enam orang anak dan keluarga mereka hidup bahagia. Barbara berusaha menjadi seorang isteri dan ibu yang baik.

Keluarganya belajar dari Barbara bagaimana mencintai doa dan melakukan karya belas kasih. Suatu ketika, suaminya secara tidak adil dituduh melakukan suatu kejahatan. Barbara sendiri datang menyelamatkannya. Ia pergi ke pengadilan, dan seorang diri saja, berhasil membuktikan bahwa suaminya tidak bersalah.

Baca Juga :
  1. Santo Stefanus Harding
  2. Santo Fransiskus de Paola
  3. Santa Anna Line

Peduli Sesama

Meskipun Barbara sibuk dengan urusan keluarganya sendiri, tetapi ia selalu menyempatkan diri untuk memberi makan mereka yang kelaparan. Ia mengajarkan iman kepada yang lain. Ia menolong mereka yang sakit dan sekarat. Dengan lemah lembut ia mendorong mereka yang hidup dalam dosa agar berbalik dari cara hidupnya. Perbuatan-perbuatan baik yang dilakukannya itu adalah karya belas kasih.

Baca Juga :
  1. Santo Fridolin
  2. Santa Perpetua dan Santa Felisitas
  3. Santo Apollonius dari Antinopolis dan Santo Filemon dari Antinopolis

Masuk Biara Ordo Karmel

Ketika suaminya meninggal dunia, Barbara masuk biara Ordo Karmel. Di sanalah ia melewatkan empat tahun sisa hidupnya sebagai seorang biarawati. Ketiga puterinya menjadi biarawati Karmel juga. Nama yang dipilih Barbara sebagai biarawati adalah Suster Maria dari Inkarnasi. Dengan penuh sukacita ia bekerja di dapur biara di antara periuk dan panci. Selain itu ia sangat tekun berdoa dan bermati raga dengan keras. Dalam kekhusukkan doanya ia mulai menerima karunia penglihatan.

Baca Juga :
  1. Santo Heribertus dan Santo Cuthbert
  2. Santo Paus Marcellus I
  3. Santo Praejectus dari Clermont

Tutup Usia

Ketika puterinya diangkat menjadi pemimpin biara, Beata Maria dengan rela hati taat kepadanya. Demikian besar kerendahan hatinya, hingga menjelang ajalnya ia berkata: “Tuhan mengampuni aku karena teladan buruk yang kutinggalkan bagimu.” Para biarawati tentu saja terperanjat mendengarnya, sebab mereka tahu betapa ia telah berusaha keras untuk hidup kudus.

Beata Maria wafat pada tahun 1618 dalam usia lima puluh dua tahun.

© Renungan Katolik Hari ini
Admin
Admin Download Aplikasi di Play Store Klik Disini