Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Anselmus

Perayaan : 21 April
Santo Anselmus,law firm,car donate,car donation,Personal Injury,Medical Malpractice,Criminal Law,DUI,Family Law,Bankruptcy,Business Law,Consumer Law,Employment Law,Estate Planning,Foreclosure Defense,Immigration Law,Intellectual Property,Nursing Home Abuse,Probate,Products Liability,Real Estate Law,Tax Law,Traffic Tickets,Workers Compensation

Masa Muda

Anselmus dilahirkan di Italia utara pada tahun 1033. Dari rumahnya ia dapat melihat pegunungan Alpen. Ketika usianya lima belas tahun, Anselmus mencoba masuk biara di Italia. Tetapi, ayahnya menentangnya. Kemudian Anselmus jatuh sakit. Tak lama sesudah ia sembuh, ibunya meninggal dunia. Anselmus masih muda, ia juga kaya dan pandai. Segera saja ia melupakan niatnya untuk melayani Tuhan. Ia mulai hanya berpikir untuk bersenang-senang.

Biara sungguh merupakan surga di bumi bagi mereka yang hidup hanya bagi Yesus. ~ St. Anselmus
Baca Juga :
  1. Santa Agnes dari Montepulciano
  2. Santa Elizabeth Ann Seton
  3. Santo Heribertus dan Santo Cuthbert

Menjadi Uskup Agung Canterbury

Tetapi, beberapa waktu kemudian, Anselmus menjadi bosan dengan cara hidupnya. Ia ingin sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang lebih berguna. Ia pergi ke Perancis mengunjungi Abbas (= pemimpin biara) Lanfranc yang kudus dari biara Bec yang terkenal. Anselmus menjadi sahabat karib Lanfranc dan sang abbas menghantarnya kepada Tuhan. Ia juga membantu Anselmus dalam mengambil keputusan menjadi seorang biarawan Benediktin. Pada waktu itu Anselmus berusia dua puluh tujuh tahun.

Anselmus seorang peramah yang sangat mengasihi saudara-saudara sebiaranya. Mereka yang dulunya membencinya, segera menjadi teman-temannya. Anselmus menjadi abbas pada tahun 1078. Ketika ia harus meninggalkan Bec untuk ditahbiskan sebagai Uskup Agung Canterbury di Inggris, ia mengatakan kepada para biarawannya bahwa mereka akan selalu ada di hatinya.

Baca Juga :
  1. Santo Paus Innosensius I
  2. Santo Benediktus Hitam
  3. Santo Paus Marcellus I

Raja William II Menganiayanya

Umat Inggris mengasihi dan menghormati Anselmus. Tetapi, Raja William II menganiayanya. Anselmus harus melarikan diri dalam pengasingan pada tahun 1097 dan juga tahun 1103. Raja William bahkan melarang Anselmus pergi ke Roma untuk memohon nasehat paus. Walaupun demikian, Anselmus pergi juga. Ia tinggal bersama paus hingga raja mangkat. Kemudian, ia kembali ke keuskupannya di Inggris.

Baca Juga :
  1. Santo Benediktus Yoseph Labre
  2. Tujuh Saudara Suci Pendiri Ordo Servite
  3. Santo Paus Fabianus I

Doktor Gereja

Bahkan di tengah-tengah segala kesibukannya, St. Anselmus selalu menyempatkan diri untuk menulis. Buah penanya adalah buku-buku filsafat dan teologi yang amat berharga. Ia juga menuliskan banyak nasehat berguna mengenai Tuhan bagi para biarawan. Para biarawan itu amat gembira menerimanya. St. Anselmus sering mengatakan, “Apakah kamu ingin tahu rahasia hidup bahagia dalam biara? Lupakan dunia dan bergembiralah melupakannya. Biara sungguh merupakan surga di bumi bagi mereka yang hidup hanya bagi Yesus.” St. Anselmus wafat pada tanggal 21 April 1109. Ia dinyatakan sebagai Doktor Gereja oleh Paus Klemens XI pada tahun 1720.

© Renungan Katolik Hari ini


Download di Play Store ->> KLIK DISINI


X