Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bacaan Injil dan Renungan Harian Katolik Rabu, 11 Agustus 2021

Renungan Harian Katolik Rabu 11 Agustus 2021, Pekan Biasa XIX, Warna Liturgi Putih

Bacaan Pertama: Ulangan 34:1-12

Mazmur Tanggapan: Mazmur 66:1-3a.5.8.16-17

Bacaan Injil: Matius 18:15-20

Renungan Harian Katolik Rabu 11 Agustus 2021

Bacaan I : Ulangan 34:1-12

Musa tutup usia sesuai dengan sabda Tuhan, dan tiada lagi seorang nabi seperti dia yang muncul.

Pada waktu akan meninggal, naiklah Musa dari dataran Moab ke pegunungan Nebo, yakni ke puncak Pisga, yang berhadapan dengan Yerikho. Di sana Tuhan memperlihatkan kepada Musa seluruh negeri Kanaan: daerah Gilead sampai ke kota Dan, seluruh Naftali, tanah Efraim dan Manasye, seluruh tanah Yehuda sampai laut sebelah barat, Tanah Negeb dan Lembah Yordan, lembah Yerikho, kota pohon kurma itu, sampai Zoar. Dan bersabdalah Tuhan kepadanya, "Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub: 'Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini.' Engkau boleh melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana." Lalu tutup usialah Musa, hamba Tuhan, di sana di tanah Moab, sesuai dengan sabda Tuhan. Ia dikuburkan oleh Tuhan di suatu lembah di tanah Moab, di hadapan Bet-Peor, dan sampai hari ini tidak ada orang yang tahu kuburnya. Musa berumur seratus dua puluh tahun ketika ia meninggal dunia; matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang. Orang Israel menangisi Musa di dataran Moab tiga puluh hari lamanya. Maka berakhirlah hari-hari tangis perkabungan karena Musa itu. Dan Yosua bin Nun dipenuhi dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah menumpangkan tangan atasnya. Sebab itu orang Israel taat kepada Yosua dan melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa. Tetapi tiada lagi seorang nabi yang bangkit di antara orang Israel seperti Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka. Betapa hebatnya segala tanda dan mukjizat yang dilakukan Musa atas perintah Tuhan di tanah Mesir terhadap Firaun dan semua pegawainya serta seluruh negerinya. Betapa hebatnya segala perbuatan megah dan tindakan dahsyat yang dilakukan Musa di depan seluruh bangsa Israel.
Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur : 66:1-3a.5.8.16-17

Ref. Terpujilah Allah, yang mempertahankan jiwa kami hidup.

  • Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, "Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu."
  • Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia. Pujilah Allah kami, hai para bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya!
  • Marilah, dengarkanlah, hai kamu sekalian yang takwa pada Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadapku. Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian.


Bacaan Injil Rabu 11 Agustus 2021 : Matius 18:15-20

Jika saudaramu yang berbuat dosa mendengarkan teguranmu, engkau telah mendapatnya kembali.

Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan dikau, bawalah seorang atau dua orang lain, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai orang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Aku berkata kepadamu: Sungguh, apa yang kalian ikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa yang kalian lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga. Dan lagi Aku berkata kepadamu, jika dua orang di antaramu di dunia ini sepakat meminta apa pun, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di surga. Sebab di mana ada dua atau tiga orang berkumpul demi nama-Ku, Aku hadir di tengah-tengah mereka."
Demikianlah Injil Tuhan.



Renungan Harian Katolik Rabu 11 Agustus 2021

Manusia memiliki kecerendungan untuk membincangkan keburukan orang lain di tempat tersembunyi, dan malu untuk mengungkapkan pujian atas kebaikannya. Mungkin benar dikatakan demikian, di mana dua atau tiga orang berkumpul, di sana ada gosip yang siap dihembuskan. Apalagi dengan perkembangan dunia teknologi, keburukan dan kejelekan sesama dengan mudahnya dibagi-bagikan. Sebaliknya, kebaikan dan keberhasilan tak sering diwartakan kepada sesama.

Yesus dalam kisah Injil hari ini mewariskan pesan yang sangat jelas untuk kita. Setiap keburukan yang dilakukan oleh sesama, tidak boleh dijadikan cerita untuk dikisahkan kepada orang lain. Sebaliknya, yang perlu dilakukan adalah menegur secara empat mata.

Sayangnya, kita lebih sering hadir sebagai hakim yang memberikan penilaian dan vonis atas keburukan atau kejahatan orang lain, daripada sebagai teman yang datang menawarkan nasihat dan teguran. Semoga bacaan Injil hari ini menyadarkan kita untuk senantiasa menguburkan semua hal buruk dan memberitakan perihal baik. Keburukan dan kejahatan tidak untuk diwartakan, sebab hanya sukacita Injil yang perlu diwartakan oleh para pengikut Kristus.



Doa Renungan Harian Katolik

Allah Bapa Maharahim, bila kami menaruh belas kasih kepada sesama dan suka saling memaafkan, maka Engkau pun akan mengasihani kami. Kami bersyukur, karena demikian akrab pergaulan-Mu dengan manusia, karena Engkau benar-benar Allah umat manusia. Amin.

Bacaan dan Renungan Harian Besok 12 Agustus 2021->> KLIK DISINI



Download di Play Store ->> KLIK DISINI


X