Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bacaan Injil dan Renungan Harian Katolik Rabu, 8 September 2021

Renungan Harian Katolik Rabu 8 September 2021, Bacaan Injil Rabu 8 September 2021, Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria, Pekan Biasa XXIII, Warna Liturgi Putih

Bacaan Pertama: Mikha 5:2-5a

Mazmur Tanggapan: Mazmur 13:6ab,6cd

Bacaan Injil: Matius 1:1-16.18-23 (1:18-23)

Renungan Harian Katolik Rabu 8 September 2021, Renungan Harian Rabu 8 September 2021, Renungan Injil Hari Rabu 8 September 2021

Bacaan dan Renungan Rabu 8 September 2021

Bacaan I : Mikha 5:2-5a

Dari Bethlehem akan tampil seorang penguasa Israel.

Beginilah firman Tuhan Allah, “Hai Betlehem di wialayah Efrata, hai engkau yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, yang sudah ada sejak dahulu kala. Ia akan membiarkan mereka sampai saatnya perempuan yang mengandung itu telah melahirkan; lalu saudara-saudaranya yang masih ada akan kembali kepada orang Israel. Maka ia akan bertindak, dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, yaitu dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya. Mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan dia menjadi damai sejahtera.”
Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur : 13:6ab,6cd

Ref. Aku bersukacita dalam Tuhan.

  • Ya Tuhan, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorai karena penyelamatan-Mu.
  • Aku mau menyanyi untuk Tuhan, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

Bacaan Injil Rabu 8 September 2021 : Matius 1:1-16.18-23 (1:18-23)

Anak yang ada di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya. Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dan Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai. Isai memperanakkan Raja Daud, Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria. Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa. Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia. Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia. Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel. Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor. Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim. Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan. Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. (Kelahiran Yesus adalah sebagai berikut: Pada waktu Maria, ibu Yesus, bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamai Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah firman Tuhan yang dinyatakan oleh nabi, "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamai Dia Immanuel" yang berarti: Allah menyertai kita.)
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Harian Katolik Rabu 8 September 2021

Renungan Harian Katolik Hari ini: Hari ini Gereja merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria. Maria adalah sosok perempuan yang begitu akrab dengan umat Katolik. Dia menghadirkan sosok Allah dalam diri seorang ibu. Maria bukan hanya ibu Yesus, tetapi juga ibu kita. Banyak orang berdevosi secara khusus pada Bunda Maria. Ada sosok yang mempesona dalam diri Ibu Maria ini. Kelahirannya bukan hanya menjadi berkat bagi St Yoakhim, dan Sta. Anna, orang tuanya, tetapi juga berkat bagi kita. Menghormati Bunda Maria juga memberikan inspirasi bagi kita untuk menghargai keberadaan ibu kita masing-masing. Ibu yang menjadi sarana Allah menghadirkan kita ke dunia dan menyalurkan kasih Allah kepada kita. Pernahkah kita ingat ulang tahun ibu dan memberinya sesuatu wujud kasih yang istimewa?

Keberadaan Maria di dunia bukan suatu kebetulan. Dari kesaksian Kitab Mikha, kelahiran Maria sudak dinubuatkan. Ia akan ada untuk melahirkan seorang yang akan menjadi penyelamat umat manusia. Kepenuhan nubuat Mikha diuraikan oleh penginjil Matius dalam silsilah Yesus Kristus. Janji keselamatan, yakni datangnya Sang Penyelamat, dari kesaksian Matius telah bergulir dari zaman ke zaman dan mengikuti sejarah umat manusia dari pribadi yang satu ke pribadi yang lain, dan pada kepenuhan waktu, Sang Penyelamat itu terlahir dari seorang gadis sederhana dari Nazareth, Maria. Maria menduduki tempat yang penting alam sejarah keselamatan umat manusia, dan karena itu, peristiwa kelahirannya pantas disyukuri dan dimaknai.

Kita telah terlahir ke dunia, tanpa kita minta. Tuhan sendiri sudah punya rencana dan rancangan indah untuk kita, sama seperti Maria. Sadarkah kita akan maksud Allah bagi kelahiran dan keberadaan kita di dunia ini?

Doa Renungan Harian Katolik

Allah Bapa kami, sumber belas dan cinta kasih, penuhilah hamba-hamba-Mu dengan anugerah surgawi. Tingkatkanlah kiranya kesejahteraan dunia berkat pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Sebab Putra yang dilahirkannya adalah sumber keselamatan kami. Amin.

Bacaan dan Renungan Harian Besok 9 September 2021 → KLIK DISINI