Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Paus Stefanus I

Perayaan : 2 Agustus, Paus ke-23

Santo Paus Stefanus I adalah paus kita yang ke-23. Sebelum terpilih menjadi paus, ia diketahui sebagai salah seorang diakon di kota Roma yang bekerja membantu pelayanan paus Lusius I. Masa pontifikatnya berlangsung sejak tanggal 12 Mei 254 sampai 2 Agustus 257.

Santo Paus Stefanus I

Masa kepemimpinannya diwarnai dengan masalah gerejawi yang pelik di Iberia (Spanyol) dan Prancis. Ketika Kaisar Decius melancarkan penganiayaan terhadap orang Kristen di Iberia, dua orang Uskup di wilayah tersebut, yaitu Martial dan Basilides, murtad dan meninggalkan Gereja. Setelah masa penganiyaan berlalu, umat bersama para uskup Iberia lainnya bersepakat untuk menolak Martial dan Basilides yang ingin kembali memangku jabatan menjadi uskup. Keputusan umat dan para uskup Iberia ini telah didukung oleh paus sebelumnya yaitu Paus Santo Lusius I.

Pada masa paus Stefanus I, Basilides dengan kelicikan dan tipu-daya berhasil memenangkan dukungan banyak orang untuk kembali memangku jabatannya sebagai uskup. Uskup-uskup Iberia memprotes dan meminta bantuan Uskup Kartago, Santo Siprianus, untuk mencegah hal itu. Uskup Siprianus (yang adalah seorang tokoh gereja yang sangat dihormati pada masa itu) segera mengadakan rapat bersama para Uskup di Afrika Utara. Mereka memutuskan untuk mempertahankan keputusan Paus terdahulu yaitu bahwa meskipun Martial dan Basilides sudah bertobat, namun mereka tidak boleh lagi menjabat sebagai uskup. Hal ini kemudian didukung oleh Paus Stefanus I, meskipun ditolak oleh Basilides.

Di Perancis, Uskup-uskup Prancis juga memohon kepada Paus Stefanus agar memberhentikan Uskup Arles, Marsianus, yang berpegang pada ajaran Novatianisme yang sudah dinyatakan sesat pada masa Paus Kornelius.

Novatianisme adalah ajaran bidaah yang dicetuskan oleh Novatianus, seorang imam di kota Roma. Novatianus menolak untuk menerima kembali anggota jemaat yang pernah murtad pada masa penganiayaan, sekalipun mereka telah menunjukkan bertobat dan menunjukkan penyesalan atas dosa-dosa mereka. Ia juga menolak pengangkatan paus Kornelius dan mengangkat dirinya sendiri sebagai paus tandingan. Novatianus dan ajarannya kemudian dinyatakan sesat dan diekskomunikasi oleh Paus Kornelius.

Karena Paus tidak segera menanggapi permohonan itu, Uskup-uskup Perancis kembali meminta bantuan Santo Siprianus. Paus Stefanus I kemudian memecat Marsianus yang setelah diselidiki diketahui tetap setia pada ajaran Novatianus.

Santo Paus Stefanus I dihormati sebagai martir, meskipun tidak ada tradisi yang menyebutkan tentang kemartirannya.

© Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Renungan Harian Katolik, Renungan Katolik Hari ini, Renungan Harian Hari ini, Renungan Bacaan Injil Hari ini, Renungan Pagi Katolik, Bacaan Injil Hari ini, Bacaan Injil Katolik Hari ini, Bacaan Liturgi Katolik Hari ini, Bacaan Harian Katolik, Bacaan Liturgi Harian Katolik, Injil Hari ini.

Daftar Bacaan Liturgi dan Renungan Harian Katolik Bulan September 2021 ->> Klik Disini




Download di Play Store ->> KLIK DISINI