Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dan Mereka Akan Menamakan Diri Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa / Quannengsheng / Eastern Lightning adalah gerakan keagamaan yang sembunyi-sembunyi dan teologis yang dimulai di Cina pada tahun 1991. Gerakan ini telah digambarkan oleh media China sebagai 'sekte paling berbahaya' di negara itu, dan kelompok itu secara resmi telah dilarang di China sejak 1995. Sumber pemerintah memperkirakan kelompok itu memiliki tiga hingga empat juta anggota.

Dan Mereka Akan Menamakan Diri Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa

Gerakan keagamaan ini dianggap tertutup sekalipun sibuk dalam berbagai media sosial dan internet dalam menyebarkan ajarannya.

Sebagai orang Kristen kita percaya bahwa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya di bumi ini sudah semakin dekat, maka tidak heran jika banyak bermunculan berbagai aliran dalam Kekristenan sejak gereja yang mula-mula didirikan hingga sekarang ini.

Dan di antara aliran-aliran yang bermunculan itu, ternyata banyak sekali pengajaran-pengajaran yang menyimpang secara prinsip dari kebenaran firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab.

Perbedaan-perbedaan pemahaman dan pengajaran yang bermunculan dalam dunia Kekristenan dari masa ke masa, telah mengakibatkan perpecahan jemaat, sehingga hal itu sangat membingungkan bagi umat yang masih awam karena sama sekali tidak menyadari bahwa dibalik pengajaran-pengajaran yang kelihatannya benar dan lurus ternyata tersembunyi suatu upaya penyesatan baik secara sadar atau tidak sadar dilakukan justru malah menjauhkan umat dari kebenaran.

Berbagai cara dilakukan Sekte-Sekte atau kelompok-kelompok yang sebenarnya anti-Kristen untuk menjatuhkan Kekristenan. Selain dengan menantang langsung Kekristenan, mereka juga menyerang dengan memasukkan hal-hal yang memiliki nilai-nilai Kekristenan.

Salah satunya adalah dengan menyalahgunakan kata “Gereja” yang dipelintir sebagai bagian dari penyesatan mereka. Kata “Gereja” yang secara umum berarti tempat berkumpulnya orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, kini seolah mudah untuk dikaitkan dengan berbagai hal, meski itu berlawanan dengan makna sejati dari “Gereja” itu sendiri.

Tapi, sebagai orang percaya yang memiliki iman percaya kepada Tuhan Yesus dengan Alkitab sebagai pedomannya. Kita sebenarnya tidak perlu heran jika akhir-akhir ini banyak terjadi penyesatan dimana-mana. Karena jauh ribuan tahun yang lalu, Tuhan Yesus sudah mengatakan bahwa semua itu memang harus ada dan terjadi.

Berdasarkan Injil Matius 24:27: "Karena seperti kilat yang datang dari timur terlihat bahkan di barat, demikian juga dengan kedatangan Anak Manusia." Sekte ini mempercayai bahwa Tuhan Yesus telah kembali menjelma, kali ini sebagai wanita Cina bernama Yang Xiang-bin, yang juga menyebut dirinya "Petir Deng." Yang adalah kepala nominal Petir Timur, tetapi pemimpin sejati mungkin adalah "imam besar" dan kekasihnya, Zhao Wei-shan, pria yang pertama kali mulai menyatakan bahwa Yang adalah ilahi.

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa adalah salah satu contoh dari Sekte-Sekte dalam Kekristenan yang menjadikan kata “Gereja” sebagai bagian dalam agama dan kepercayaan mereka, baik agama dan kepercayaan yang nyata maupun parodi (fiksi). Sayangnya, walaupun dinilai berlawanan dengan Kekristenan, banyak orang telah mengikuti ajaran-ajaran gereja sesat ini.

Sekte ini mempercayai bahwa Tuhan Yesus telah kembali menjelma, kali ini sebagai wanita Cina bernama Yang Xiang-bin, yang juga menyebut dirinya “Petir Deng.” Yang adalah kepala nominal Petir Timur, tetapi pemimpin sejati mungkin adalah “imam besar” dan kekasihnya, Zhao Wei-shan, pria yang pertama kali mulai menyatakan bahwa Yang adalah ilahi.

Pada tahun 2000, Zhao Wei-shan dan Yang Xiang-bin pindah ke Amerika Serikat, dan mereka saat ini mengawasi operasi Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa dari Kota New York. Yang Xiang-bin disebut “Kristus dari hari-hari terakhir” dan “Tuhan Yang Maha Kuasa” dalam keyakinan bahwa ia adalah Kristus yang datang untuk kedua kalinya untuk menyelesaikan pekerjaan Allah. Yang memberikan ucapan yang dicatat sebagai firman Tuhan untuk hari-hari terakhir. (Meskipun Yang dipandang sebagai inkarnasi Allah, ia dianggap terpisah dari Yesus Kristus, yang merupakan inkarnasi Allah yang berbeda).

Gereja Tuhan Yang Mahakuasa hadir di Hong Kong, New York, dan San Francisco, serta daratan Cina. Ada laporan yang mengganggu dari kelompok tersebut menggunakan rayuan seksual, penculikan, suap, cuci otak, dan pemerasan untuk memaksa anggota baru ke dalam kelompok dan menyimpannya di sana.

Kelompok ini terutama menargetkan ibu rumah tangga, orang miskin, dan gereja rumah di Cina, pertama berteman dengan orang percaya dan kemudian perlahan berusaha meyakinkan mereka bahwa Yang Xiang-bin adalah penjelmaan Tuhan.

Pada tahun 2002, anggota Lightning Timur diduga menculik 34 pemimpin jaringan Kristen bawah tanah, Persekutuan Injil China, dan menahan mereka selama dua bulan. Pada Agustus 2014, lima anggota Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa diadili di Yantai, Shandong, atas pembunuhan seorang wanita berusia 37 tahun di sebuah restoran — wanita itu dipukuli hingga mati karena menolak bergabung dengan kelompok mereka. Pada Februari 2015, dua dari lima orang dieksekusi karena kejahatan tersebut.

Di Indonesia, gerakan mereka merambah masuk ke dalam media-media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Twitter, Instagram, YouTube, dsbnya, dan melalui postingan-postingan yang dibaca oleh banyak orang, sepertinya bagus sehingga banyak yang memberikan “Like” dan komentar “Amin” tanpa menyadari untuk memeriksa lebih jauh dan menguji pengajaran yang disampaikan. Artikel mereka yang panjang-panjang sulit dimengerti oleh awam, cenderung tidak akan dibaca dan tidak terpantau kesesatannya. Padahal jika kita meneliti postingan-postingan di fanpagenya, akan jelas terlihat bagaimana mereka menyelipkan pengajaran sesat itu sehingga mengelabuhi banyak umat.

Kilat dari timur mengajarkan bahwa dalam Perjanjian Lama, Allah dikenal dengan nama Yehuwa. Di era Perjanjian Baru, Tuhan dikenal sebagai Yesus Kristus. Sekarang, di hari-hari terakhir, Dia dikenal sebagai Tuhan Yang Mahakuasa. Kedatangan Kristus kedua kali adalah lewat inkarnasi kedua, dan pernah juga mengatakan bisa berwujud laki-laki atau perempuan dalam wujud berbeda. Pertama dalam wujud Yesus, kedua dalam wujud manusia lain (Yang Xiang-bin).

Mereka berpendapat karya Yesus tidak lengkap. Kebangkitan Yesus dalam tubuh spiritual diterjemahkan menjadi kebangkitan roh, sehingga pada waktu datang kembali, Tuhan membutuhkan tubuh manusia lagi, sehingga perlu berinkarnasi lagi. Pekerjaannya, melalui Kristus perempuan, secara kualitatif berbeda dari pekerjaan para rasul. Meskipun Tuhan menggunakan para rasul, mereka hanya dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh manusia yang digunakan oleh Allah.

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa percaya bahwa organisasinya adalah karya Allah Sendiri sebab didirikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa secara pribadi, dan secara pribadi dipimpin dan digembalakan oleh-Nya, dan itu tidak pernah diatur oleh siapa pun. Saat ini, di Zaman Kerajaan, Allah melaksanakan Pengadilan Tahta Putih-Nya. Semua denominasi dan sekte Kristen telah kehilangan Roh Kudus, dan kuasa-Nya sekarang terkonsentrasi di Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa.”

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa menyangkal Trinitas atau Allah Tritunggal, melainkan mengajarkan suatu bentuk modalisme. Bapa, Anak, dan Roh Kudus dipandang sebagai tiga manifestasi berbeda dari Allah Yang Esa, bukan tiga Pribadi yang berbeda. “Trinitas tidak ada di mana pun di alam semesta ini. Allah tidak memiliki Bapa dan Anak, apalagi ada konsep instrumen yang digunakan bersama oleh Bapa dan Anak: Roh Kudus. Semua ini adalah kekeliruan terbesar dan tidak ada di dunia ini!”

Ajaran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa, Yesus mengampuni dosa umat manusia di Zaman Kasih Karunia, tetapi keselamatan-Nya tidak lengkap, karena natur dosa tetap ada dalam umat manusia. Sekarang, di Zaman Kerajaan, melalui pengajaran Kristus di zaman akhir, umat manusia akhirnya dapat dibebaskan dari dosa dan disucikan sepenuhnya. Ini adalah keselamatan sejati, tersedia bagi mereka yang akan mematuhi ajaran Tuhan Yang Maha Kuasa seperti yang diungkapkan di hari-hari terakhir.

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa adalah sebuah kumpulan yang berbahaya bagi iman Kristen yang menyangkal kecukupan kitab suci Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) dan menambahkan kepadanya dengan ajaran-ajaran tambahan, sebagai ajaran-ajaran yang diilhamkan. Ajaran-ajaran baru ini datang dari seorang wanita yang dilihat sebagai inkarnasi kedua Allah dan yang menggelarkan dirinya sebagai Tuhan Yang Maha Kuasa. Tritunggal ditolak. Pengorbanan Yesus diperendahkan, dan pekerjaan-Nya di kayu salib dianggap tidak berkuasa untuk menyelamatkan sepenuhnya. Walaupun kumpulan ajaran itu secara bibir/mulut memberi hormat kepada pengorbanan Yesus, keselamatan yang sejati dan mutlak hanya dapat diperolehi melalui ketaatan kepada ajaran baru mereka.

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa hadir hadir di Indonesia dengan alamat web dan media sosialnya:

  • Injil Turunnya Kerajaan Tuhan: https://id.kingdomsalvation.org
  • FB Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa: https://www.facebook.com/kingdomsalvationid
  • FB Kilat Dari Timur: https://www.facebook.com/EasternLightningid

Kesimpulan

  • Gereja Tuhan Yang Mahakuasa adalah kelompok berbahaya yang menyangkal kecukupan Alkitab dan menambahkannya dengan ajaran-ajaran tambahan yang mereka anggap diilhami langsung oleh Yang Maha Kuasa.
  • Ajaran baru ini datang dari seorang wanita yang dipandang sebagai inkarnasi kedua dari Tuhan dan yang benar-benar menyebut dirinya Tuhan Yang Maha Kuasa. Trinitas ditolak.
  • Mereka merendahkan pengorbanan dan pekerjaan Yesus di kayu salib yang dipandang tidak berdaya untuk menyelamatkan sepenuhnya.
  • Kelompok itu mengganti syarat penyelamatan itu dengan keselamatan melalui kepatuhan pada pengajaran baru mereka
Mari saudaraku, tinggalkan semua tentang Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa itu, baik HALAMAN, GRUP, AKUN FACEBOOK dan LINK-LINK yang dishare yang akan mengarahkan kita masuk kedalam situs website mereka.

Kokohkan iman mu didalam Kristus, Yesus Tuhan kita, dan perbanyak membaca Alkitab. Penyesatan jauh lebih berbahaya dari pada penyiksaan, bencana, wabah, sakit penyakit dan ragam persoalan lainnya.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua. Amin.