Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Santa Silvia

Perayaan : 3 November

Santa Silvia hidup pada abad kelima di kota Roma. Kemungkinan ia adalah penduduk asli kota Roma meskipun pada beberapa catatan disebutkan ia berasal dari Sicilia. Ia menikah dengan seorang pejabat Kerajaan Romawi bernama Gordianus dan rumah-tangga mereka diberkahi dengan kelahiran dua orang anak laki-laki. Putera mereka yang lebih tua diberi nama Gregorius, yang kelak dikenal sebagai Paus Gregorius Agung, sedangkan putera yang lebih muda namanya tidak tercatat.

Santa Silvia

Santa Silvia terkenal akan cara hidupnya yang kudus. Ia membesarkan kedua anaknya dalam iman dan cinta kasih Kristiani serta mendatangkan guru-guru terbaik bagi pendidikan mereka. Setelah kematian suaminya disekitar tahun 573, Silvia memutuskan untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan menyerahkan seluruh sisa hidupnya bagi Tuhan. Ia membangun sebuah Gereja dan mengubah rumahnya menjadi biara. Ia sendiri hidup bermatiraga di sebuah sel pertapaan yang dikemudian hari disebut “Cella nova juxta portam beati Pauli”. Silvia hidup dalam sel pertapaan ini sampai tutup usia sekitar tahun 592, dua tahun setelah puteranya Gregorius ditahbiskan menjadi Paus ke-64.

Semenjak hari kematiannya, umat telah menghormati Santa Silvia sebagai seorang kudus dan teladan bagi para janda Kristen. Ia juga dinobatkan sebagai Santa Pelindung para wanita yang tengah mengandung.

Pada tahun 645 biara dan Gereja yang dibangun Santa Silvia ditempati para biarawan dari biara Mar Saba di Palestina. Para biarawan kemudian menggganti nama Gereja tersebut menjadi Chiesa di San Sabba sesuai nama bapa spiritual mereka : Santo Sabas. Gereja ini masih berdiri hingga hari ini dan kini menjadi salah satu Basilika tertua yang masih berdiri di kota Roma.

© Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik